Ketikagua dan teman gua sedang mendaki Gunung Lembu yang ada di Purwakarta, kita mengalami beberapa kejadian mistis!!!misteri gunung lembu purwakartamistis Gununghaur sebenarnya sudah lama diresmikan di tahun 2017 namun keberadaanya belum setenar gunung parang, lembu, dan bongkok. Gunung haur memiliki dua puncak yaitu puncak Batu dan puncak kirarange dan kamu bisa sampai puncak dengan waktu tracking kurang lebih 1 jam sudah bisa menikmati Purwakarta dari puncak gunung haur. Gunungdi Purwarkarta yang paling di incar adalah Gunung Parang, Gunung Lembu, Gunung Bongkok selain itu mungkin belum begitu tenar di sebagian orang, namun kali ini kita akan memberikan informasi perihal gunung yang tersebar di kabupaten Purwakarta sebagaimana nanti dapat kamu jadikan rujukan mendaki saat berkunjung di Purwakarta. Gununglembu berada di ketinggian 726 mdpl saja. Gunung lembu, spot menikmati pemandangan alam purwakarta. Selain di area perkemahan, pendaki bisa membuat kemah dan bivak di tepian batu lembu, dengan kapasitas 2 tenda atau bivak. Pasalnya, keindahan panorama yang ditawarkan dari atas puncaknya akan memberikan kamu kenangan indah dan tak Purwakartabisa menjadi salah satu pilihan di akhir minggu yang dekat dengan Jakarta. Tanggal 30 April kemarin saya ikut rombongan kemping ceria ke Gunung Lembu, sebuah gunung yang terdapat di Purwakarta. Menurut data yang saya comot dari google, ketinggian Gunung Lembu sekitar 780 mdpl. Lebih rendah dari gunung Parang dan Gunung Bongkok. oasis stop crying your heart out lyrics. Pendakian Gunung Lembu Yang Penuh Misteri Youtube - Here's Pendakian Gunung Lembu Yang Penuh Misteri Youtube collected from all over the world, in one place. The data about Pendakian Gunung Lembu Yang Penuh Misteri Youtube turns out to be....pendakian gunung lembu yang penuh misteri youtube, riset, pendakian, gunung, lembu, yang, penuh, misteri, youtube LIST OF CONTENT Opening Something Relevant Conclusion Recommended Posts of Pendakian Gunung Lembu Yang Penuh Misteri Youtube Conclusion From Pendakian Gunung Lembu Yang Penuh Misteri Youtube Pendakian Gunung Lembu Yang Penuh Misteri Youtube - A collection of text Pendakian Gunung Lembu Yang Penuh Misteri Youtube from the internet giant network on planet earth, can be seen here. We hope you find what you are looking for. Hopefully can help. Thanks. See the Next Post Waktu liburan saat weekend atau tanggal merah di tahun 2022 bisa jadi momen yang sangat tepat untuk kamu mengeksplor keindahan alam dibanding dengan sekadar jalan-jalan di mall. Buat kamuyang mencari spot menarik yakni berupa alam indah, cobalah untuk mendaki Gunung Lembu di Purwakarta, ingat ya bukan Purwokerto. Sebab objek pendakian di Purwakarta tersebut bisa menjadi salah satu destinasi yang seru untuk dikunjungi bersama teman-teman. Bagi para pendaki pemula yang ingin sekali menikmati keindahan panorama Gunung Lembu, tak usah khawatir karena spot ini tidak terlalu tinggi. Trek yang ditawarkan pun cocok buat kamu yang masih jarang mendaki atau bahkan belum pernah sama sekali mencoba pendakian. Ini artinya, para pengunjung dapat menikmati keindahan pemandangannya dari atas puncak tanpa harus perlu bersusah payah. Tertarik mengeksplor Gunung Lembu di Purwakarta dalam waktu dekat? Tunggu dulu, sebelum beranjak pergi ke spot di Jawa Barat ini, tidak ada salahnya kamu terlebih dahulu mencari info lengkap tentangnya. Daya Tarik Foto By yandiakbar Gunung Lembu mungkin bisa dikatakan bukan spot favorit di kalangan pendaki. Namun demikian, mencoba mendakinya tak akan pernah membuatmu menyesal. Pasalnya, keindahan panorama yang ditawarkan dari atas puncaknya akan memberikan kamu kenangan indah dan tak terlupakan saat mengunjungi Purwakarta, tak kalah dari Gunung Kawi. Berikut adalah beberapa daya tarik yang ditawarkan oleh Gunung Lembu Panorama Waduk Jatiluhur dari atas ketinggian Foto By fahrulaziz Menyuguhkan pemandangan yang begitu indah dan mempesona, menjadi alasan utama bagi para wisatawan, termasuk kalangan pendaki untuk mengunjungi Gunung Lembu. Apalagi saat berhasil menaklukkan area puncak, dari sana kamu dapat melihat keindahan Waduk Jatiluhur dari ketinggian yang dilengkapi dengan gumpalan awan ketika cuaca sedang cerah. Bukan hanya itu saja, kamu pun bisa menikmati lanskap indah Kota Purwakarta, ditambah dengan kehadiran Gunung Parang yang berdiri megah di belakangnya. Sungguh menjadi pemandangan alam yang sangat sempurna! Mungkin masih ada yang bertanya-tanya, berapa sih tingginya? Nah, ketinggian Gunung Lembu ini menurut catatan Wikipedia adalah sekitar 780 MDPL. Nah, rendah bukan? Pesona Sunrise ataupun Sunsetnya yang Indah Foto By wandi_1787 Kebanyakan pendaki yang datang ke Gunung Lembu lebih memilih berkunjung saat pagi dan kemudian pulang di sore hari atau dalam istilah bahasa inggris yaitu onedaytrip. Padahal, kalau menginap di puncaknya akan mendapatkan bonus yang tidak kalah menarik. Mau tau apa? Pertama, pagi hari menjadi waktu yang sangat tepat untuk kamu membayar perjalanan letihmu akibat mendaki dengan melihat sunrise atau matahari terbit dari puncak. Makin sempurna lagi karena Waduk Jatiluhur dan Gunung Parang menjadi background pemandangan cantik matahari terbit di puncak Gunung Lembu. Selain sunrise, tak sedikit pula para pendaki yang sering mengejar momen sunset atau matahari terbenam. Dimana pada saat itu, kamu pun dapat melihat cahaya lampu-lampu kota dan juga karamba yang menyala di sekitar kawasan waduk. Keindahan sunset maupun sunrise dari atas ketinggian memang begitu menakjubkan. Satu lagi yang menjadi kelebihan spot ini adalah suasananya lebih damai dan tenang, cocok untuk kamu yang ingin relaksasi atau mencari ketenangan di tengah alam. Misteri Gunung Lembu Foto By anggawiy Gunung Lembu dikenal penuh dengan cerita legenda misteri dan sudah bukan mitos lagi kalau disebut sebagai salah satu gunung paling angker di Purwakarta. Apalagi dengan adanya beberapa makam beberapa sesepuh Tremas, membuat cerita misterinya makin terasa angker. Ada juga beberapa pantangan yg harus dipatuhi, salah satunya adalah tidak boleh bersiul. Konon katanya, yang nekat akan diambil oleh dedemit. Orang itu bakal tidak tahu jalan pulang yang kemudian berakhir nyasar di hutan. Lokasi Dimana Foto By purwakartazamannow Alamat Gunung Lembu ini tepatnya berada di wilayah Kampung Panunggal, Ds. Panyindangan, Kec. Sukatani. Lokasi spot tersebut persis terletak di samping Waduk Jatiluhur, kota Purwakarta. Wajar kalau banyak pendaki yang sengaja datang ke Gunung Lembu karena ingin menikmati keindahan Waduk Jatiluhur dari ketinggian. Gunung lembu juga letaknya cukup dekat dengan lokasi wisata Gunung Bongkok. Keduanya hanya berjarak 9 km saja. Akses Menuju Lokasi Foto By Cara untuk menuju titik awal pendakian Gunung Lembu tersebut tidaklah sulit karena kamu bisa mencapainya dengan menggunakan transportasi umum rute Purwakarta ataupun kendaraan pribadi. Jika dari arah Jakarta, akses menuju ke lokasi pendakian Gunung Lembu bisa dengan melalui ruas jalur Tol Purbaleunyi, kemudian keluar ke pintu keluar Tol Ciganea – Purwakarta. Lalu belok ke kanan dan terus melaju menuju ke Jalan Raya Sukatani. Ikuti terus jalan tersebut, hingga menjumpai pertigaan. Kemudian belok ke arah kanan, lalu terus melaju menuju Pasar Anyar atau Stasiun Kereta Sukatani. Setelah itu, teruslah berjalan dan cari petunjuk arah menuju ke Desa Panyindangan. Jika kamu bingung, bertanya saja kepada warga setempat atau gunakan aplikasi googlemaps pada smartphone-mu. Jalur pendakian atau track Gunung Lembu ini tergolong pendek namun dengan banyak tanjakan. Nantinya, untuk mencapai puncak, kamu harus melewati tiga pos dengan estimasi waktu sekitar 3 jam. Foto By pricilyaelletra Tidak perlu khawatir pula, karena tracking di Gunung Lembu tidak akan membuatmu lelah dengan panorama dan fasilitas yang disediakan. Spot ini memiliki 3 puncak. Di puncak pertama, kamu akan menemukan sebuah petilasan yang dianggap ini adalah makam siluman Jonggrang Kalapitung. Meski terkesan angker, namun pemandangan alam di sekitarnya sangat cantik loh! Puncak kedua ditandai dengan adanya makam Raden Suryakencana, yaitu putra dari Pangeran Aria Wiratanudatar, pendiri Kota Cianjur. Di puncak kedua tersebut, kamu bisa ngecamp seru dan saat camping disana, pendaki pun dapat menikmati pemandangan yang tak kala indah dari puncak pertama. Dari sini,kamu bisa menikmati pemandangan barisan gunung batu andesit dan juga Waduk Jatiluhur dengan mata telanjang. Namun, jangan merasa puas dulu. Pasalnya, spot terbaik untuk menyaksikan pemandangan paling indah di gunung ini adalah ketika berada di Batu Lembu, yakni sebuah batu besar yang terletak di bawah puncak ketiga. Foto By santaiduluah Untuk Puncak ketiga ditandai dengan sebuah plang bertuliskan “Puncak Gn. Lembu” yg ditempel di salah satu pohon di sana. Nah, untuk ke Batu Lembu, kamu wajib menuruni trek sekitar 100 m dari puncak ketiga sampai nanti menjumpai sebuah tebing. Batu besar yang bentuknya mirip punuk sapi itulah yang dinamakan dengan Batu Lembu. Dan spot tersebut menjadi tempat terbaik untuk menikmati panorama sekitar Gunung Lembu. Sejauh mata memandang, dijamin kamu akan dibuat terkagum-kagum dengan lanskap Waduk Jatiluhur, persawahan, serta kawasan pegunungan di sekitarnya. Jadi pastikan untuk mengambil foto-foto atau video keren ya saat disana. Bisa dipastikan deh, foto-fotomu akan mendapat banyak like dan begitu pun video unggahanmu, view wajib ribuan. Kamu juga bisa jual hasil jepretanmu di supaya makin banyak orang melihatnya. Fasilitas Yang Ada Di Gunung Lembu ini sudah terdapat fasilitas yang cukup memadai seperti toilet, warung makan, area parkir, hingga musala. Namun untuk penginapan belum tersedia. Harga Tiket Masuk Foto By nurullutamii Setiba di basecamp, para pengunjung diharuskan membayar simaksi atau harga tiket masuk HTM sebesar dan itu belum termasuk biaya parkir ya! Oh iya, Gunung Lembu tersebut buka 24 jam loh! Nah, itulah sekilas ulasan singkatnya. Semoga info seputar Gunung Lembu yang kami rangkum diatas, bisa menjadi panduan pada saat berkunjung ke sana ya! Punya rekomendasi lain?? Komen dibawah ya gaes! Catatan Semua data di atas adalah data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaiki. Bagi Anda pemilik Bisnis dan ingin masuk dalam artikel diatas, silahkan mengisi kolom komentar. Lengkap dengan informasi Alamat, Nomer Telepon, WhatsApp dan informasi pendukung lainnya. Waktu liburan di akhir pekan atau tanggal merah bisa menjadi momen yang tepat untuk kamu ekspor alam dibanding sekadar jalan-jalan di mal. Bagi yang mencarispotmenarik berupa alam indah, cobalah mendaki Gunung Lembu. Gunung di Purwakarta ini bisa menjadi salah satu wisata alam yang pendaki pemula yang ingin menikmati keindahan Gunung Lembu, tak usah khawatir karena gunung ini tidak terlalu tinggi. Treknya pun cocok bagi kamu yang jarang mendaki atau bahkan belum pernah mencoba pendakian. Artinya, kamu dapat menikmati keindahan pemandangan dari puncak tanpa perlu bersusah untuk mengunjungi Gunung Lembu dalam waktu dekat? Tunggu dulu, sebelum pergi ke gunung di Jawa Barat ini, tak ada salahnya kamu mencari informasi lengkap tentang Gunung Lembu. Berikut di antaranyaKeistimewaan Gunung LembuGunung Lembu mungkin bukanlah gunung favorit di kalangan pendaki. Namun, mendaki gunung ini tak akan membuat kamu menyesal. Keindahan pemandangan yang ditawarkan dari puncaknya akan memberikan kamu satu kenangan indah saat mengunjungi Purwakarta. Ini adalah daya tarik yang dimiliki Gunung LembuPemandangan Waduk Jatiluhur Purwakarta dari ketinggianSumberade_martha_dedexPanorama yang indah menjadi alasan utama wisatawan, termasuk pendaki mengunjungi Gunung Lembu. Ketika berhasil mencapai puncak, kamu bisa melihat keindahan Waduk Jatiluhur dari ketinggian dilengkapi gumpalan awan saat cuaca cerah. Tidak hanya itu, kamu juga bisa menikmati pesona lanskap Kota Purwakarta, ditambah dengan Gunung Parang yang berdiri gagah di belakangnya. Pemandangan alam yang sempurna!Pesonasunrisedansunsetyang indahSumber pendaki yang mengunjungi Gunung Lembu memilih datang pagi dan pulang di sore hari one day trip. Padahal, jika menginap di puncaknya kamu bisa mendapatkan bonus yang tak kalah menarik. Penasaran?Pagi hari menjadi waktu tepat untuk membayar rasa lelah akibat mendaki dengan melihat matahari terbit dari puncak. Apalagi, Waduk Jatiluhur dan Gunung Parang menjadi latar pemandangan cantiksunrisedi puncak Gunung Lembu akan sempurna. Selain matahari terbit, para pendaki juga sering mengejar momen matahari terbenam. Kamu pun bisa melihat lampu-lampu kota dan karamba yang menyala di sekitar waktu waduk saat pegunungan memang menakjubkan. Satu hal lagi yang menjadi kelebihan gunung ini adalah suasananya yang damai. Gunung Lembu cocok menjadi tempat untuk relaksasi atau kamu yang mencari ketenangan di tengah dan akses menuju Gunung LembuSumberdenyputraperdanaGunung Lembu berada di Kampung Panunggal, Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani. Lokasinya persis berada di samping Waduk Jatiluhur, Purwakarta. Makanya, tak heran jika banyak pendaki yang datang ke Gunung Lembu karena ingin melihat keindahan Waduk Jatiluhur dari mencapai titik awal pendakian Gunung Lembu, tidak begitu susah karena kamu bisa menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi. Dari Jakarta, akses menuju lokasi titik awal pendakian Gunung Lembu bisa melalui ruas Tol Purbaleunyi, kemudian keluar di pintu keluar Tol Ciganea – Purwakarta. Dari pintu gerbang tol, belok ke kanan dan berkendara terus menuju Jalan Raya terus jalan tersebut, hingga kamu menjumpai pertigaan. Belok ke kanan, lalu ikuti jalan menuju Pasar Anyar Sukatani atau Stasiun Kereta Sukatani. Teruslah jalan dan cari petunjuk arah sampai ke Desa Panyindangan. Jika bingung dengan petunjuk arah, bertanya saja kepada warga setempat yang akan senang hati akan membantu pendakian Gunung Lembu tergolong pendek dengan banyak tanjakan. Nantinya, pendakian menuju puncak melewati tiga pos dengan waktu sekitar 3 jam. Di awal perjalanan, kamu akan melewati jalur pendakian berupa tanah merah setapak. Beberapa jalur di tanjakan dibuat berundak untuk memudahkan pendakian. Setelah melewati hutan bambu dan tanjakan, kamu akan sampai di tanah lapang yang disebut Pondok Saung sini, terdapat sebuah saung bambu yang bisa digunakan untuk beristirahat setelah melewati medan terjal yang menguras tenaga. Kamu pun bisa menemukan beberapa warung sederhana di sekitar tanah lapang. Bagi yang tidak membawa kebutuhan logistik, kamu bisa membeli makanan dan minuman di sini. Namun, jika tidak mau berlama-lama kamu bisa langsung melanjutkan perjalanan menuju Pos 1 yang perjalanan ke Pos 2 tak jauh berbeda dengan jalur menuju Pos 1. Tanjakan yang ekstrem dikelilingi hutan lebat akan menemani perjalanan. Jika sudah merasa lelah, kamu bisa bersandar di pohon karena tidak ada tanah landai. Dengan kondisi trek pendakian Gunung Lembu yang seperti ini, kamu butuh stamina fisik yang pendakian kamu hingga menjumpai jalur tanah datar yang merupakan puncak pertama Gunung Lembu. Di puncak pertama, terdapat sebuah petilasan yang dianggap sebagai makam siluman bernama Jonggrang Kalapitung. Meskipun terkesan seram, dari tempat ini kamu bisa menyaksikan pemandangan itu, lanjutkan pendakian ke puncak kedua. Kamu akan melewati jalan setapak dengan jurang di kedua sisi. Jangan khawatir, sudah tersedia pegangan dari bambu untuk membantu para pendaki melewati jalur tersebut dengan aman. Trek seperti ini akan terus kamu lalui hingga sampai di puncak kedua Gunung Lembu yang ditandai dengan makam Raden Suryakencana, putra dari Pangeran Aria Wiratanudatar pendiri Kota Cianjur.Di puncak kedua, kamu bisa mendirikan kemah dan menikmati pemandangan yang jauh lebih indah daripada di puncak pertama. Kamu bisa melihat pemandangan barisan gunung batu andesit dan Waduk Jatiluhur dengan jelas. Namun, jangan langsung merasa untuk menikmati pemandangan dari Gunung Lembu berada di Batu Lembu, sebuah batu besar yang berada di bawah puncak ketiga Gunung menuju puncak ketiga tidak terlalu jauh dari puncak kedua. Setelah melewati area perkemahan, kamu akan menjumpai puncak ketiga yang menjadi puncak tertinggi di Gunung Lembu. Puncak ini ditandai dengan adanya plang “Puncak Gn. Lembu” yang ditempel di salah satu ke Batu Lembu, kamu harus menuruni trek sekitar 100 meter dari puncak ketiga hingga menjumpai sebuah tebing. Batu besar yang mirip bentuk punuk sapi inilah yang dinamakan Batu Lembu. Di sinilah tempat terbaik untuk menikmati panorama sekitar Gunung Lembu. Sejauh mata memandang, kamu akan dibuat kagum lanskap Waduk Jatiluhur, persawahan yang hijau, serta gunung-gunung di sekitar Gunung dan akomodasi di Gunung LembuDi pos keberangkatan, terdapat fasilitas yang cukup memadai mulai dari toilet umum, warung makan, tempat parkir, hingga musala. Beberapa fasilitas yang belum tersedia adalah aula atau tempat khusus untuk beristirahat. Jika merasa lelah akibat perjalanan jauh, kamu bisa beristirahat sejenak di warung-warung milik warga sembari menikmati aneka makanan dan saran, kamu jangan lupa untuk membawa obat nyamuk ataulotionuntuk mencegah gigitan nyamuk selama pendakian. Selain itu, berhati-hatilah dengan kera yang berada di sekitar puncak. Hindari memberikan makanan saat berpapasan dengan kera agar kamu diganggu kawanan tiket masuk dan jam operasionalSetelah tiba di pos keberangkatan, kamu wajib melapor dan mengisi buku tamu. Setiap pendaki juga diharuskan membayar retribusi sebesar Selain itu, kamu harus menyiapkan uang lebih untuk bayar parkir dan makan yang memang dibutuhkan selama Lembu buka 24 jam, namun sebagian besar orang melakukan pendakian pada pagi hari karena lebih aman. Bagi yang ingin menyaksikan momen matahari terbit, biasanya pendaki memulai perjalanan ke puncak gunung pada malam hari atau menjelang ciri khas trek pendakian yang cukup landai, salah satu gunung terkenal di Jawa Barat ini bisa menjadi destinasi wisata alam banyak orang. Untuk membuktikan segala keistimewaan Gunung Lembu di atas, kamu wajib bergegas daki gunung ini dalam waktu dekat. Untuk memudahkan pendakian kamu, ada baiknya persiapkan segala perlengkapan dan keperluan mencari tahu informasi berbagai gunung di Indonesia yang bisa kamu daki lainnya? Cek segera diBlog Traveloka!Baca juga18 Tempat Wisata di Purwakarta yang Wajib Masuk Itinerary- Selain Gunung Parang dan Gunung Bangkok,Purwakarta juga punya gunung yang cocok di daki terutama para pendaki pemula ? Ialah Gunung Lembu Purwakarta. Meskipun tingginya di bawah 1000 MDPL,biar kecil tapi menantang siapa saja yang mencobanya. Lokasinya yang dekat dari ibu kota Jakarta,bisa menjadi alternativ pilihan liburan di akhir pekan. Apa lagi jika sobat yang sibuk dengan dunia kantor tapi ingin sekali mengangkat ransel. Saya pun tertantang untuk mencobanya,banyak yang bilang jika spot yang di tawarkan di puncak Gunung Lembu ini kita bisa melihat luasnya waduk Jatiluhur dari ketinggian. Selain melihat keindahan waduk Jatiluhur dari ketinggian,kita juga bisa melihat Sunset dan Sunrise Gunung Lembu yang merupakan salah satu spot terbaik di Purwakarta. CERITA SINGKAT MISTERI GUNUNG LEMBU PURWAKARTA Menurut pengakuan warga setempat,Gunung lembu merupakan gunung yang paling angker di Purwakarta. Di Gunung tersebut terdapat sebuah petilasan yang di namai oleh warga sekitar sebagai petilasan “Eyang Suryakencana” dengan di tandai adanya sebuah makam. Selain makam ada beberapa mitos yang di percaya,salah satunya dilarang bersiul. Entah apa alasanya ? Setiap orang yang melanggar aturan tersebut akan hilang di ambil oleh Dedemit gunung tersebut sehingga tidak tahu jalan pulang. Meskipun punya mitos cerita misteri,Gunung Lembu tetap menjadi destinasi favorit terutama buat warga Jakarta. Pemandangan yang di tawarkan dari puncak gunung Lembu juga pasti akan membius siapa saja yang datang melihatnya. Gak percaya ? datang dan buktikan sendiri. PERJALANAN MENUJU GUNUNG LEMBU PURWAKARTA DENGAN NAIK MOTOR DARI JAKARTA Tujuan utama trip ini yaitu untuk mengejar Sunrise Gunung Lembu. Karena alasan itulah akhirnya menggunakan sepeda motor Toring. Total ada 10 motor dengan 19 orang yang ikut One Day trip kali ini. Mereka semua adalah yang tergabung dalam sebuah komunitas jalan-jalan yang bernama Pecellele Adventure Bekasi. Tepat jam kita memulai start dari basecamp,rute yang kita ambil adalah Bekasi-Karawang-Purwakarta dengan estimasi perjalanan kurang lebih 2,5 jam dengan bantuan Google Maps. ALAMAT GUNUNG LEMBU PURWAKARTA Jalur menanjak dan menikung di temani manisnya jurang-jurang kegelapan di sisi kanan-kiri sepanjang jalan akan menjadi sensasi tersendiri. Kurang lebih jam 3 pagi sampai juga di basecamp Gunung Lembu Purwakarta. Buat sobat yang ingin mencoba kesini dengan kendaraan sepeda motor. Harap hati-hati terutama saat malam hari karena minimnya lampu penerangan sepanjang jalan menuju basecamp. Baca Juga Cobain Yuk River Tubing Sungai Ciherang Purwakarta Alamat Gunung lembu Gunung lembu terletak di Kp. Panunggal RT 006/003 Desa Panyindangan Kecamatan Sukatani Purwakarta,Jawabarat. TRACK GUNUNG LEMBU PURWAKARTA JALURNYA BIKIN DENGKUL GEMETERAN Setelah mengurus perizinan dengan membayar 10K per orang,kita langsung summit attack menuju puncak. Target saat itu ialah sebelum jam 5 pagi sudah sampai puncak. Menurut penjaga pos, estimasinya sendiri dengan 2 jam pendakian waktu normal. Rute Pendakian Gunung Lembu Pict By Suasana yang gelap menambah syahdu pendakian waktu itu,untung saja cuaca cukup bersahabat meskipun di temani suara hembusan angin kencang yang keluar dari sela-sela pepohonan. Banyak sekali pohon bambu berdiri gagah sepanjang pos 1 hingga pos 2. Tanah kering bergambut menjadi awal perkenalan dengan Gunung Lembu. Membayangkan jika kita lalui track ini saat musim hujan,pasti jalur akan sangat licin untuk berpijak. Meskipun berjumlah 19 orang,kita tidak menyepelekan gunung yang tingginya hanya 792 MDPL ini. Kompak menjaga barisan biar tidak ada yang tertinggal satu pun rombongan. Kondisi track dari pos 1 hingga pos 2 kita bener-bener di buat menjerit tanpa ampun,sesekali kita berhenti menarik nafas panjang sambil menunggu yang tertinggal di bawah. Baca Juga Sendirian Camping Di Telaga Cebong Dieng Entah kenapa pada saat itu,beberapa rombongan kita tiba-tiba mual dan sakit kepala. Positif tingting saja,buat saya mungkin mereka kurang pemanasan. Meskipun dengan kondisi seperti itu,kita kompak untuk tidak beristirahat lama-lama. MELEWATI SEBUAH MAKAM,JANTUNG MAKIN DAG DIG DUG ! GUNUNG LEMBU KAMU TERLALU Sudah cukup sudah,cukup sampai disni saja. Arrggghhhh akhirnya setelah melewati pos 1 dan 2 sampai dengkul gemeter,kita sampai juga di jalur yang banyak bonusnya. Di lokasi menuju pos 3,ada beberapa warung jajanan sayangnya pas kedatangan kita semua warung masih pada tutup. Jika membayangkan sambil menikmati secangkir kopi pasti terasa nikmat syekali. Dalam perjalanan menuju pos 3,3 orang dari rombongan mengalami kelelahan dan tidak sanggup untuk melanjutkan perjalanan. Ini adalah sebagai bukti kalau Gunung Lembu tidak bisa di spelekan. Setelah berunding,ke 3 orang tersebut kita tinggal di sebuah warung dan kita terus berjalan demi mengejar sunrise Melihat peta yang di berikan,nanti kita akan melewati sebuah makam keramat sebelum sampai di pos 3. Membayangkannya saja sudah dag dig dug,tapi rasa takut itu sirna dengan gelak tawa kita selama perjalanan. Awalnya kita senang karena jalur yang kita lewati tidak seekstrem dari pos 1 sampai k epos 2. Ternyata kita salah dugaan,kini kita berhadapan langsung dengan jurang di sisi kanan kiri. Bahkan bebatuan yang di jadikan pijakan sebagian ambrol dengan turunan curam hampir 90 derajat. Rasa ngilu-ngilu sedap menjadi suasa saat itu. Kompak berjibaku sambil membackup antara di depan dan di belakang biar tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan. Namun dari jurang yang di lalui,pemandangan sekitar sangat luar biasa. Kerlap kerlip CityLightkota Purwakarta sungguh terlihat jelas dari sini,bagaimana jika di puncak nanti ya ? sambil membayangkan. Makam Keramat Sampai juga langkah kaki kita di depan makam keramat. Dengan menguncapkan bismilah dan permisi dalam hati,kita lewati makam itu dengan rasa hormat dan santun. Dengan melewati makam ini pertanda kalau puncak semakin dekat. Semangaaattt !!! KESIANGAN ? TIDAK DAPAT SUNRISE GUNUNG LEMBU PURWAKARTA YANG DI DAMBAKAN Bau-bau menyengat kotoran manusia menandakan juga kalau bentar lagi kita sampai di lokasi camping. Lokasi camping ini juga merupakan puncak tertinggi Gunung Lembu. Sudah ada beberapa tenda yang berdiri disini,sepertinya tujuan mereka sama yaitu melihat sunrise Gunung Lembu. Melihat jam menunjukan jam 6 kurang 10 menit dan sepertinya kita kesiangan. Ah ya sudahlah yang penting sudah sampai puncak kita juga sudah bahagia. Lalu dimana spot yang bisa melihat langsung waduk Jatiluhur dari ketinggian ? kita harus menuruni sedikit kebawah kurang lebih 10 menit dari puncak menuju Batu Lembu. Sebuah tebing yang menjorok keluar ini seperti mirip punuk sapi,mungkin karena kemiripan tersebut maka dinamakan Batu Lembu. Lokasi ini juga tempat favorit untuk mengabadikan moment view waduk Jatiluhur dari ketinggian. Meskipun lokasinya sedikit berbahaya,jangan kawatir ? karena sudah ada tali pengaman dan kawat baja sebagai pembatas keamanan. Sunrise Gunung Lembu Pict By Pagi itu kita bener-bener menikmati petualangan kali ini. Rasa sedih karena gagal dapat sunrise seakan akan lupa karena secangkir kopi yang kita buat lalu kita minum bersama-sama. Indahnya kebersamaan dalam setiap perjalanan. Total estimasi perjalanan kita sampai puncak kurang lebih jam. Selamat pagi Gunung Lembu Semangat Walau Kesiangan Muka Kelelahan Gaya Dulu… Bang….Liat Gak Putri Duyung Disana We Are Pecellele Adventure Bekasi The Big Team Gunung Lembu,cerita mu akan selalu kita kenang. Gunung kecil yang tentu saja bikin dengkul kita lemes. TIPS MENDAKI GUNUNG LEMBU PURWAKARTA Sepanjang jalur sampai puncak tidak tersedia air,bawa air yang cukup tertutama buat yang ngecamp. Gunung ini masih tergolong aman,bagi yang ingin membawa anak masih memungkinkan Banyak tersedia warung,buat yang tidak sempat membawa perbekalan Jangan melakukan pendakian di musim hujan,pasti akan 2 kali lebih berat Jaga kebersihan dan patuhi aturan Alternatif lain jika dari arah Jakarta. Bisa naik kereta lalu turun di St Purwakarta dan di lanjutkan dengan menyarter angkot menuju basecamp Gunung Lembu Bagaimana ? Apakah tertarik mendaki gunung kecil ini. Siapkan fisik dan stamina sebelum kamu di buat kewalahan oleh jalur tack Gunung Lembu Purwakarta. Gunung Semeru Sulit dipungkiri kalau pesona Gunung Semeru tak tertandingi di Pulau Jawa, bahkan di Indonesia. Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini memang memiliki panorama indah. Sehingga momen menyaksikan matahari terbit dari puncak Mahameru sangat diidam-idamkan oleh pendakinya. Namun ternyata di balik daya tarik serta keindahan yang membuat terpana tersebut, terdapat mitos dan misteri yang menyelimuti gunung ini. Baca Juga 6 Mitos Ranu Kumbolo yang Menjadi Misteri Pendaki Nah kalau kamu berencana untuk mendaki Gunung Semeru, sebaiknya untuk memperhatikan hal-hal tersebut. Apa sajakah mitos di kawasan gunung yang masuk dalam wilayah Lumajang dan Malang ini? Misteri Puncak Gunung Semeru 1. Merupakan Pakunya Pulau Jawa Photo by Dwinanda Nurhanif Mujito on Unsplash Menurut kitab kuno yang ditulis pada abad 15, konon Pulau Jawa dulunya mengambang di lautan dan terombang-ombang. Karena keadaan tersebutlah, dewa kemudian memutuskan untuk memaku Pulau Jawa dengan Gunung Meru. Gunung tersebut dibawa dari India ke Pulau Jawa oleh Dewa Wisnu dan Dewa Brahma. Menariknya lagi, Gunung Meru ternyata pada awalnya diletakkan di bagian ujung barat Pulau Jawa. Namun, posisi tersebut menjadikan pulau dengan populasi terbanyak di dunia ini jadi timpang sebelah. Makanya Gunung Meru kemudian dipindahkan ke bagian timur Jawa. Saat proses pemindahan, serpihan-serpihan gunung jatuh ke daratan hingga membentuk jajaran pegunungan. Namun saat Gunung Meru tiba ditancapkan di bagian timur, Pulau Jawa masih tetap belum stabil. Maka dibagi dualah gunung tersebut menjadi Gunung Penanggungan yang berlokasi di sisi barat sedangkan Gunung Semeru berada di sisi timur Jawa. 2. Menjadi Tempat Bersemayam Para Dewa Photo by Adrian Hartanto on Unsplash Hingga kini, Gunung Semeru masih menjadi gunung sakral bagi masyarakat setempat. Salah satu misteri gunung semeru adalah gunung ini dipercaya merupakan tempat bersemayamnya para dewa. Kepercayaan tersebut diwariskan secara turun temurun oleh penganut agama Hindu sejak masih zaman kerajaan pada masa lampau. Puncak Gunung, yaitu Mahameru diyakini menjadi persemayaman Dewa Syiwa. Sebagai bentuk penghormatan, penduduk suku Tengger yang mendiami kawasan setempat mendirikan pura Mandhara Giri Semeru Agung. 3. Gunung Semeru adalah Bapak Gunung Agung Photo by Nurhadi Cahyono on Unsplash Tak hanya disakralkan oleh masyarakat Jawa Timur, penduduk Bali pun memiliki kesan spesial terhadap Gunung Semeru. Diyakini kalau gunung tersebut merupakan bapak dari Gunung Agung. Makanya kerap masyarakat Bali sengaja datang khusus untuk memberikan sesajen kepada dewa-dewa yang bersemayam di Gunung Semeru. Upacara sesaji selalu digelar saat adanya suara gaib yang masih menjadi misteri dari dewa Gunung Semeru, biasanya setiap 8-12 tahun sekali. Selain itu, masyarakat Bali juga kerap mengambil Tirta Suci di Gua Widodaren yang berlokasi di sekitar Gunung Bromo. 4. Orang Berkebangsaan Belanda Jadi Pendaki Pertama Photo by Irfan Maulidi on Unsplash Terkenal karena keanekaragaman hayati, Misteri Gunung Semeru menjadi target penelitian bagi sejumlah ahli botani. Karena itu, pendakian pertama yang tercatat di gunung ini berhasil dilakukan oleh peneliti berkebangsaan Belanda. Yaitu Clignet dan Winny Brigita yang merupakan ahli geologi dengan mendaki dari sebelah barat daya lewat Widodaren. Baru pada tahun 1911, Van Gogh dan Heim melakukan pendakian lewat utara dengan melalui Ranu Pane dan Ranu Kumbolo seperti kerap dilakukan pendaki saat ini. 5. Dua Patung Gaib Majapahit di Arcopodo Arcopodo merupakan kawasan vegetasi terakhir yang dilalui saat mendaki Gunung Semeru. Karena cukup luas, area ini sering dijadikan tempat beristirahat. Nama arcopodo dalam bahasa Jawa berarti dua arca atau dua penjaga. Makanya, sejumlah pendaki mengaku pernah menyaksikan dua patung prajurit Majapahit saat berada di Arcopodo. Namun misteri patung gaib tersebut hanya bisa disaksikan pendaki dengan mata batin. 6. Pantangan Mandi di Ranu Kumbolo Photo by Nofi Sofyan Hadi on Unsplash Saat mendaki Gunung Semeru, dipastikan kamu akan mendapati danau di atas Gunung. Danau tersebut dinamakan Ranu Kumbolo. Air danau Ranu Kumbolo diyakini sebagai air suci sehingga menjadi bagian dalam prosesi ritual suci keagamaan masyarakat setempat. Karena itulah, pendaki diharamkan untuk mandi ataupun mencuci di danau sakral ini. Bahkan, kalau ingin mendirikan tenda di sekitar danau pun dibatasi dengan jarak 10 meter. 7. Ikan Mas Ranu Kumbolo Photo by aloysiusladaywa via Instagram Selain dilarang mandi, Ranu Kumbolo juga menyimpan misteri yang masih banyak dipercayai oleh kalangan pendaki dan penduduk sekitar. Yaitu, konon terdapat ikan mas yang merupakan jelmaan dewi penunggu di Ranu Kumbolo. Makanya pendaki dilarang untuk menangkap ikan di danau ini. Bagi yang percaya, pelanggar diyakini akan mendapatkan kesialan. 8. Hantu Wanita Ranu Kumbolo Photo by leezhelong via Instagram Selain ikan mas jelmaan dewi, banyak pendaki juga mengaku melihat penampakan hantu wanita. Sosok penampakan hantu wanita tersebut kerap muncul di tengah danau pada malam bulan purnama. Biasanya, kabut tebal akan berkumpul hingga menjadi sesosok yang menyerupai wanita. Bikin bulu kuduk merinding, deh. 9. Memiliki Enam Danau Sekaligus Photo by randylian26 via Instagram Ranu Kumbolo memang sudah populer sebagai danau indah di Gunung Semeru. Namun ternyata gunung ini memiliki enam danau yang tersebar di sejumlah area, lho. Di antaranya adalah Ranu Pane, Ranu Regulo, danau Ranu Tompe, Ranu Darungan, Ranu Kuning dan tentunya Ranu Kumbolo. Sayangnya, Ranu Tompe dan Ranu Kuning masih belum bisa dijangkau oleh manusia. Satu-satunya cara untuk menyaksikan kedua danau asing tersebut hanya melalui citra foto satelit. 10. Mitos Tanjakan Cinta Photo by via Instagram Mitos paling terkenal di Gunung Semeru adalah Tanjakan Cinta. Tanjakan ini berada tepat di jalur pendakian menuju puncak Semeru setelah dari Ranu Kumbolo. Meskipun tidak begitu terjal, tetapi tanjakannya cukup panjang. Adapun mitosnya menyebutkan kalau pendaki bisa melewati tanjakan ini tanpa sekalipun menolah ke belakang, maka permohonan cinta akan terkabulkan. Nah, sekarang tahu kan kenapa dinamakan sebagai Tanjakan Cinta? 11. Bunga di Oro-oro Ombo Bukan Lavender Photo by aulia_fitriani19 via Instagram Keindahan bunga di Oro-oro Ombo pasti memukau kalangan pendaki. Banyak yang mengira kalau bunga tersebut adalah bunga lavender. Nah, ternyata anggapan tersebut salah karena bunga di kawasan ini adalah bunga verbena. Penampakannya memang mirip dengan lavender, tetapi verbena menyerap sangat banyak air sehingga membuat daerah sekitarnya kekeringan. Makanya, pendaki tidak dilarang untuk memetik bunga tersebut supaya perkembangannya dapat lebih terkendali dan tidak merusak ekosistem. Kalau Edelweiss, jangan coba-coba, ya! Sekarang sudah siap untuk mendaki Gunung Semeru yang penuh misteri dan mitos ini? Jangan lupa untuk cek Tripcetera agar mendapatkan paket wisata menarik, ya!

misteri gunung lembu purwakarta