Fungsidan Pengaruh Warna Terhadap Suasana Hati. Interior Design 101. Posted by Aisah Wolfard Wednesday, March 24 2021. Menurut psikologi warna, pewarnaan erat kaitannya dengan kondisi psikologis seseorang. Pilihan warna bisa memengaruhi tubuh, pikiran, emosi, dan keseimbangan ketiganya pada diri manusia. Tujuandari Flat Color dalam dunia desainer Di era modern ini, pilihan flat color sebagai warna baku tidak hanya digunakan dalam tembok lagi, melainkan tampilan muka sebuah situs, aplikasi android, bahkan windows 8 hingga 10 pun sekarang menggunakan 'flat design'. Hal ini bertujuan untuk membantu memberikan kesan sederhana dan minimalis. Terdapatfitur yang cukup membantu bagi penderita buta dalam mengkombinasikan warna. 3. ColorHunt.co. ColorHunt merupakan situs yang menyediakan banyak pilihan color palette. dapat memilih kombinasi yang sedang trending dengan berdasar tema yang disediakan oleh colorhunt. Pastikanuntuk menyimaknya, ya. Selamat membaca! Jenis-Jenis Format Gambar: Raster vs Vektor Format Gambar Raster Format Gambar Vektor Macam-Macam Ekstensi File Gambar yang Umum Digunakan 1. JPEG dan JPG 2. PNG 3. BMP 4. GIF 5. TIFF 6. HEIF 7. RAW 8. PSD 9. SVG 10. EPS 11. PDF 12. INDD 13. AI Jenis-Jenis Format Gambar: Raster vs Vektor Selainbiru, Hijau pun bisa jadi alternatif. Nah, untuk anda yang ingin memilih warna lain, Berikut adalah list tabel beberapa pilihan warna yang baik untuk design blogger, wordpress maupun web karena sudah sesuai dengan karakter FLAT UI Design yang keren & bagus. Kode Warna #5C97BF. Kode Warna #4B77BE. Kode Warna #1F3A93. oasis stop crying your heart out lyrics. Apa khabar sahabat kades yang ganteng dan cantik dimana pun berada wahahahah D, Ada kabar gembira untuk kita semua kini kades sudah ada iklannya hahaha D *Kok nyanyi sih hehehe D. Setelah bertempur dengan banyak penolakan google adsense, alhamdulillah blogku diterima D D Eh, Tapi aku tidak akan membahas iklannya loh yaa D. Hari ini aku akan membahas Flat Design!!. Apa sih flat design? ngak penting banget Gebukin mas kadesnya hahahaha D. Mungkin sudah pada tahu yaa apa itu flat design yang sekarang menjadi tema blogku. cuma, yang aku gunakan ada dua warna yaitu merah toska dan coklat D. Pasti sahabat kades sudah mulai banyak yang mengadaptasi style ini, Bahkan baru-baru ini Google mengganti logonya menjadi flat design banget hahaha D. Nah, Kebayangkan begitu trendinya gaya yang satu ini. Jika Menurut pengalamanku, Pertama kali aku melihat style ini di windows 8, Tapi sebenarnya style ini sudah lama loh tapi sayangnya aku ngak nemuin artikel yang membahas tentang riwayat flat design Sayang sekali. Kemudian, aku mulai menyelami Emang air mas? D media online dan banyak sekali yang aku dapatkan. nah, makannya aku posting disini, tapi inget yaa aku ngak sama sekali copas atau pun plagiat, karena disetiap postingan blogku murni hasil pemikiran dan pendapatku sendiri D D D Lalu, Apa sih flat design itu? Kok bisa-bisanya mencuri hati Google hahaha D. Sebelum berkenalan lebih dekat, mari kita simak dulu pengertiannya!! Flat design merupakan sebuah teknik atau cara yang mengutamakan kesan sederhana untuk membuat skema desain dan tentu tidak memasukkan elemen-elemen 3D. Contoh elemen 3D antara lain bayangan, bevels, embossing dan gradien. Tampilan Flat design sendiri terlihat sederhana sekali, yaa walapun kadang bisa dinamis juga sih D. Tampilan yang sederhana dan user-friendly, menjadikannya sebagai pilihan yang makin tren untuk interface pengguna hape, Dan tidak lupa lagi web designer yang terus bermunculan mengadopsi style ini D D Nah, udah tahu kan?. Setelah berkenalan tentang pengertiannya, Yuk kita lihat pemecahan warna yang sering digunakan di flat design D D Color Warna Cerah Nah, inilah memang ciri khas dari flat design, penggunaan warna-warna cerah yang ciamik sungguh membuat yang melihatnya jatuh hati plak. Aku sendiri sering sekali menggunakan warna-warna cerah milik flat design, Karena selain enak dilihat. Warna cerah cenderung memberikan efek psikologi senang dan ceria D D, Inget kan dulu aku posting makna warna? Color Warna Retro hayooo yang suka flat design, tau ngak pecahan warna ini?, Mungkin ada yang tau dan ada juga yang "waaaahhh saya baru tahu mas!!!" sambil teriak-teriak kan hahaha D. Tentu sesuai namanya retro color akan menggunakan warna-warna khas retro, kalo kalian mau lihat contohnya? mari aku tunjukkan Memang kalo kita lihat, warnanya akan memberikan kesan lawas D D, Tapi tenang walapun menggunakan warna retro!!, Flat design yang kita buat akan tetap keren D D. Untuk warna yang lain kalian bisa berekperimen sendiri yaa D Color Scheme Memang kebanyakan skema warna yang satu ini akan menggunakan warna dasar dua sampai tiga tints untuk efek. Pilihan warna yang banyak digunakan adalah biru, tetapi banyak desainer yang memilih untuk skema warna monoton berdasarkan hitam abu-abu juga dengan pop warna seperti merah. Memang sesuai namanya "Monoton" jadi tetap pakai warna satu keluarga tapi dibuat warnanya dari terang ke gelap. D D Begitu sahabat kades D D Nah, Bagaimana sahabat kades? apakah kalian sudah mengenal Si Sederhana Flat design?. Tentu sebagai desainer grafis kita musti terus belajar, jangan sampai kita melakukan kesalahan-kesalahan yang bisa membuat kita malah di cap sebagai desainer grafis amatir, Namun yang namanya orang profesional pasti awalnya adalah amatir bukan?, dengan terus belajar dan memperbaiki diri tentu cepat atau pun lambat kita akan dipandang oleh orang D D Begitu indah yaa berbagi artikel D D hahaha, Apakah kalian merasakan manfaat artikel kali ini? Mari berikan pendapat kalian di kolom komentar dibawah ini!!! Jangan lupa untuk share dan like yaa GRATIS kok, Agar Kita bisa menyebarkan virus positf untuk sahabat desainer di indonesia D D D hehehe. Baiklah Terima kasih dan Sampai Jumpa!!! D Berikut ini merupakan kumpulan warna Flat untuk tampilan atau UI design yang umumnya digunakan untuk coding elemen warna pada CSS, desain Banner, Poster dan lainnya. Umumnya flat desain memiliki ciri yaitu tidak memiliki gradien, bayangan, tekstur dan berbagai karakter lainnya. Pemilihan flat color yang tepat saat memilih perpaduan warna sangatlah diperlukan untuk dapat menghasilkan Flat Design yang Flat DesignAwalnya flat design sederhana berawal dari Swiss Design yang mulai diperkenalkan pada tahun 1940 sampai 1950-an di kota Swiss. Seiring dari perkembangan jaman flat design terus berjalan sampai akhirnya pada tahun 1980-an, Flat Design akhirnya mulai lebih berkembang. Sampai sekarang ini flat design sudah mengalami kemajuan yang cukup signifikan di kalangan anak desain. Tidak disitu saja, perkembangan Flat Design pun akhirnya menjamur di kalangan Web Design yang mengusung berbagai warna dan teknik dari Flat Design itu mengenai Flat Design memang sangat banyak sekali yang ingin dibahas. Dimulai dari pemilihan warna, tata letak, dan sebagainya. Sampai sekarang pun Google telah merombak tampilan Design UI dari tampilan web dan aplikasinya. Karena sekarang merupakan era dimana setiap orang pasti menginginkan tampilan yang sederhana, berwarna dan Flat ColorBerikut ini adalah berbagai kumpulan flat color yang dapat anda gunakan. Plum 913D88 145, 61, 136 Seance 9A12B3 154, 18, 179 Medium Purple BF55EC 191, 85, 236 Light Wisteria BE90D4 190, 144, 212 Studio 8E44AD 142, 68, 173 Wisteria 9B59B6 155, 89, 182 New York Pink E08283 224, 130, 131 Pomegranate F22613 242, 38, 19 red FF0000 255, 0, 0 Sunglo E26A6A 226, 106, 106 Thunderbird D91E18 217, 30, 24 Old Brick 96281B 150, 40, 27 Flamingo EF4836 239, 72, 54 Valencia D64541 214, 69, 65 Tall Poppy C0392B 192, 57, 43 Monza CF000F 207, 0, 15 Cinnabar E74C3C 231, 76, 60 Tahiti Gold E87E04 232, 126, 4 Casablanca F4B350 244, 179, 80 Crusta F2784B 242, 120, 75 Jaffa EB974E 235, 151, 78 Lightning Yellow F5AB35 245, 171, 53 Saffron F4D03F 244, 208, 63 Burnt Orange D35400 211, 84, 0 Buttercup F39C12 243, 156, 18 Ecstasy F9690E 249, 105, 14 Ripe Lemon F7CA18 247, 202, 24 Saffron F9BF3B 249, 191, 59 Jaffa F27935 242, 121, 53 Zest E67E22 230, 126, 34 Fire Bush EB9532 235, 149, 50 Cararra F2F1EF 242, 241, 239 Pumice D2D7D3 210, 215, 211 Gallery EEEEEE 238, 238, 238 Silver Sand BDC3C7 189, 195, 199 Porcelain ECF0F1 236, 240, 241 Cascade 95A5A6 149, 165, 166 Iron DADFE1 218, 223, 225 Edward ABB7B7 171, 183, 183 Silver BFBFBF 191, 191, 191 Downy 65C6BB 101, 198, 187 Mountain Meadow 1BBC9B 27, 188, 155 Light Sea Green 1BA39C 27, 163, 156 Medium Aquamarine 66CC99 102, 204, 153 Turquoise 36D7B7 54, 215, 183 Observatory 049372 4, 147, 114 Madang C8F7C5 200, 247, 197 Riptide 86E2D5 134, 226, 213 Shamrock 2ECC71 46, 204, 113 Mountain Meadow 16a085 22, 160, 133 Emerald 3FC380 63, 195, 128 Green Haze 019875 1, 152, 117 Jungle Green 26C281 38, 194, 129 Free Speech Aquamarine 03A678 3, 166, 120 Ocean Green 4DAF7C 77, 175, 124 Jungle Green 2ABB9B 42, 187, 155 Jade 00B16A 0, 177, 106 Salem 1E824C 30, 130, 76 Eucalyptus 26A65B 38, 166, 91 Picton Blue 59ABE3 89, 171, 227 Shakespeare 52B3D9 82, 179, 217 Humming Bird C5EFF7 197, 239, 247 Picton Blue 22A7F0 34, 167, 240 Curious Blue 3498DB 52, 152, 219 Madison 2C3E50 44, 62, 80 Jordy Blue 89C4F4 137, 196, 244 Dodger Blue 19B5FE 25, 181, 254 Ming 336E7B 51, 110, 123 Ebony Clay 22313F 34, 49, 63 Malibu 6BB9F0 107, 185, 240 Curious Blue 1E8BC3 30, 139, 195 Chambray 3A539B 58, 83, 155 Pickled Bluewood 34495E 52, 73, 94 Hoki 67809F 103, 128, 159 Jelly Bean 2574A9 37, 116, 169 Jacksons Purple 1F3A93 31, 58, 147 Steel Blue 4B77BE 75, 119, 190 Fountain Blue 5C97BF 92, 151, 191 Sekian informasi mengenai kumpulan warna flat untuk tampilan desain yang pastinya akan membuat semua desain menjadi lebih menarik. Tunggu berbagai informasi lainnya yang lebih bermanfaat untuk website dan blog. Penulis SEO Gereggi Artikel Kumpulan Berbagai Flat Color Untuk UI Design, diterbitkan pada hari Saturday, August 29, 2015. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda. Tersedia kotak komentar bagi Anda yang ingin berkomentar atau menanyakan berbagai hal mengenai artikel diatas. Ikuti update terbaru mengenai tips, review, online marketing, web dan games dengan Like Fanpage SEOGereggi. Setiap orang tentu memiliki kebebasan untuk berganti-ganti warna rambut. Apalagi saat ini sudah banyak pilihan warna dan gaya mengecat rambut yang beragam untuk membuat penampilan rambutmu jadi semakin menarik. Meskipun kamu bebas memilih warna rambut yang kamu sukai, tapi jika ingin lebih cocok lagi kamu bisa memilih warna cat rambut yang sesuai dengan warna kulit. Tips yang satu ini sangat efektif untuk membuat warna rambut jadi terlihat lebih senada dengan warna asli kulitmu, lho. Nah, bagi kamu yang ingin menyesuaikan warna rambut dengan warna kulit, berikut adalah penjelasan lengkap cara memadukan warna rambut dan kulit. Ada juga rekomendasi warna rambut yang sudah disesuaikan dengan warna-warna kulit tertentu. Let’s check out! Teori Warna Warna Rambut dan Warna Kulit Penyesuaian warna rambut dengan warna kulit sebenarnya adalah sebuah rumus sederhana yang sudah diterapkan sejak dulu oleh para hairstylist profesional. Bagi orang-orang yang bingung memilih warna rambut, para hairstylist akan merekomendasikan sejumlah pilihan cat rambut yang sebelumnya sudah disesuaikan dengan jenis warna kulit tamunya. Pemilihan warna rambut berdasarkan warna kulit akan membuat warna rambut tersebut jadi lebih menarik. Sebagai contoh, pemilik olive skin tone atau warna kulit zaitun ini punya tipikal kulit yang terlihat pucat dan sedikit lebih gelap dibanding kulit kuning langsat. Warna rambut yang sejatinya terlihat senada dengan warna kulit zaitun sebaiknya adalah warna terang yang punya rona merah muda, seperti light brown atau icy blonde. Warna yang cerah akan terlihat kontras tapi tetap match dengan olive skin tone yang tergolong dalam kategori cool skin tone. Cara Menentukan Warna Rambut yang Sesuai dengan Warna Kulit Kebanyakan orang masih belum mengetahui cara yang tepat untuk menentukan warna rambut agar senada dengan warna kulit. Intinya, warna rambut yang dipilih harus membuat warna kulit juga terlihat bersinar. Jadi, fokus bukan hanya terletak agar warna rambut tersorot, tapi warna kulit juga harus tetap terpancar. Apabila kamu belum mengetahui tips untuk menyesuaikan warna rambut dengan skin tone, berikut adalah beberapa cara yang harus kamu lakukan ● Identifikasi warna kulitmu Untuk mengetahui warna kulit aslimu, cek area pergelangan tanganmu. Perhatikan urat nadi di pergelangan tangan. Jika warna urat nadi adalah biru atau ungu, maka kamu punya cool skin tone. Namun, apabila urat nadi yang terlihat berwarna kehijauan, kulitmu masuk dalam kategori warm skin tone. Sementara kalau warna urat nadi yang terlihat biru, ungu, dan kehijauan, kulitmu tergolong netral. Warna kulitmu tergolong sebagai dark skin tone jika warna urat nadi di pergelangan tidak terlihat. Atau kalau pun terlihat, warnanya kelihatan samar sehingga sulit untuk ditebak. Cara mengidentifikasi warna kulit lewat urat nadi ini adalah cara sederhana yang paling jitu untuk menentukan skin tone. Akan tetapi, kalau kamu belum yakin dengan cara ini, coba tes dengan menggunakan perhiasan. Kenakan anting-anting atau kalung perak lalu berkaca lah di depan cermin. Kemudian, tukar perhiasan perak tersebut dengan perhiasan emas. Bandingkan dari kedua jenis perhiasan itu mana yang paling bersinar di kulitmu? Jika perhiasan perak lebih bersinar, kulitmu termasuk jenis cool skin tone. Sementara jika perhiasan emas lebih kelihatan mencolok, maka kulitmu adalah warm skin tone. ● Aturan dalam memilih warna rambut sesuai skin tone Setelah memastikan warna kulitmu, kini tiba saatnya untuk memilih warna rambut. Rumus untuk menyesuaikan warna rambut sesuai skin tone sebenarnya sangat mudah, kamu hanya perlu memilih warna cat rambut yang berlawanan dengan warna kulitmu. Contoh paling sederhana, warna rambut untuk kulit gelap seharusnya adalah warna kuning atau keemasan yang justru kelihatan sangat kontras. Tak perlu ragu untuk mencoba warna rambut yang memang berlawanan dengan warna kulitmu karena cara ini merupakan cara terbaik untuk membuat warna rambut dan warna kulit sama-sama menjadi sorotan yang baik. Pemilik kulit kuning langsat justru sangat disarankan untuk memilih warna cat rambut yang lebih gelap dan tidak memiliki banyak sentuhan warna kuning di dalamnya. Pasalnya, jika si pemilik kulit kuning langsat tetap bersikukuh mewarnai rambutnya dengan warna cerah keemasan, maka hasilnya akan sangat bertabrakan dengan skin tone sehingga terlihat tidak match. Pilihan Warna Rambut Sesuai Skin Tone Ada tiga jenis skin tone yang paling sering dipakai untuk menentukan warna rambut, yakni cool, warm, dan dark. Kalau kamu sudah mengetahui skin tone-mu melalui pengecekan warna urat nadi di pergelangan tangan, kini kamu hanya perlu melanjutkan untuk memilih warna rambut. Berikut adalah sejumlah pilihan warna rambut yang bisa disesuaikan dengan skin tone. 1. Cool Skin Tone Cool tone adalah sebuah istilah yang dipakai untuk mendeskripsikan warna kulit yang berada satu tingkat di bawah warna kulit pokok kulit putih, kuning, dan coklat. Sejatinya, pemilik cool undertone cenderung lebih fleksibel jika ingin mempunyai warna rambut apapun. Namun sebaiknya warna yang dipilih harus cerah agar menghidupkan warna kulit yang tampak pucat. Ada beberapa pilihan warna cerah yang bisa dipilih untuk cool skin tone, yakni warna yang didominasi dengan keemasan atau kemerahan. Akan tetapi, kalau warna tersebut dinilai terlalu terang, pemilik cool skin tone bisa bermain aman dengan warna seperti ash atau platinum. Berikut adalah inspirasi warna rambut yang cocok untuk cool skin tone ● Golden Hair Color Source Bagi kamu yang masih ragu-ragu dalam menentukan warna blonde atau ash, mengapa tak coba untuk menggabungkan keduanya? Ya, warna ash blonde akan terlihat senada dengan warna kulitmu cool undertone. Sejatinya, bermain dengan warna-warna ash memang lebih aman ketimbang langsung memilih warna emas yang sangat cerah. Pada ash blonde hair color, sentuhan warna blonde-nya juga tidak terlalu ketara dan hanya warna ash-nya saja yang sangat menonjol. ● Sandy Blonde Source Tren mengecat rambut dengan gaya balayage memang sedang booming di mana-mana. Teknik balayage membuat tampilan rambut jadi lebih hidup dan berwarna. Jika kamu tertarik untuk turut mengecat rambut dengan teknik balayage, cobalah memilih warna cat sandy blonde. Warna yang satu ini nggak terlalu pirang. Justru warna blonde pada sandy blonde tergolong smooth dan mempunyai sentuhan warna kemerahan yang lembut. 2. Warm Skin Tone Warm skin tone adalah sebutan bagi orang yang memiliki kulit berwarna kuning, peach, atau cenderung cokelat muda yang tidak terlalu gelap. Sesuai dengan nama jenis kulitnya, kalau kulitmu termasuk jenis warm tone maka warna rambut yang dipilih juga harus bernuansa hangat, seperti golden, bronze, dan copper. Apabila kulit warm tone-mu cenderung kemerahan, kamu bisa memilih warna rambut seperti ash untuk menyamarkan warna kulitmu. Jadi, warna kulitmu yang kemerahan tidak akan terlihat menonjol jika kamu menggunakan warna ash untuk rambutmu. Sebagai inspirasi warna rambut untuk pemilik warm skin tone, berikut adalah beberapa pilihan warna yang bisa kamu pilih ● Honey Blonde Hair Source Pemilihan warna cerah dan mencolok seperti honey blonde hair bisa menjadi alternatif terbaik untuk pemilik warm skin tone. Warna pirang keemasan ini tidak akan terlihat berlebihan dan justru sangat serasi dengan warna kulitmu. Warna honey blonde akan menambah kesan semarak dan segar untuk penampilanmu. Alih-alih terlihat kontras, perpaduan antara honey blonde hair pada warm skin tone akan menjadikan penampilanmu terlihat luar biasa. Untuk mengusung warna honey blonde, kamu harus melakukan bleaching terlebih dahulu. Selama proses bleaching, rawat rambutmu dengan TRESemmé Color Radiance & Repair for Bleached Hair untuk menjaga warna cat rambut tahan lama dan merawat kerusakan rambut akibat bleaching. Source Pilihan warna lain yang akan terlihat serasi dengan warm skin tone adalah golden copper. Perpaduan antara warna blonde, brunette, black, dan red akan menghasilkan warna golden copper yang cerah dan terlihat shining. Kalau dilihat sekilas warna golden copper akan terlihat kontras dengan warm skin tone. Namun jika dilihat terus menerus, warna rambut ini akan menyatu dengan sempurna pada kulit kuning atau peach yang sebenarnya tidak terlalu pucat. ● Cool Beige Brown Source Mungkin tidak semua pemilik warm skin tone merasa percaya diri dengan warna rambut terang seperti honey blonde atau golden copper. Beberapa di antara mereka lebih suka bermain aman dengan warna yang netral seperti warna cokelat tua atau hitam. Cool beige brown adalah pilihan warna terbaik untuk kamu yang menginginkan warna aman dan tidak terlalu mencolok. Warna dasar cat ini adalah brunette. Namun, ada sentuhan chocolate mauve dan ash brown sehingga menghasilkan warna cool beige brown. 3. Dark Skin Tone Trend warna rambut kulit gelap alias dark skin tone tidak bisa dipilih dengan sembarangan. Warna rambut yang dipilih harus terlihat senada dengan warna kulit. Pemilihan warna yang hati-hati juga menghindari tampilan warna rambut yang cenderung lebih mencolok dari warna kulit. Warna rambut untuk kulit gelap boleh saja berwarna cerah, tapi sebaiknya warna cerah tersebut juga dipadukan dengan sentuhan warna gelap agar tetap terlihat smooth. Bagi kamu yang sedang mencari inspirasi warna rambut untuk dark skin tone, berikut adalah warna-warna yang dapat kamu pilih ● Red Hot Hair Source Tak banyak orang yang tampil percaya diri dengan warna rambut merah. Namun jika kamu berani keluar dari zona nyaman, coba aplikasikan red hot hair ini pada rambutmu. Warna ini mungkin akan terlihat sangat mencolok dan kontras dengan warna kulit yang gelap. Akan tetapi, sudah banyak selebriti Hollywood berkulit gelap yang berani mengusung warna rambut merah menyala ini. Rihanna adalah salah satu penyanyi internasional yang pernah mencoba warna red hot hair. Warna rambut merah ini tetap match dengan Rihanna yang punya dark skin tone. ● Soft Chocolate Brown Source Kalau tidak suka warna rambut yang berlebihan, trend warna rambut kulit gelap yang lainnya adalah soft chocolate brown. Warna coklat yang sangat mild ini berpadu sempurna dengan warna rambut hitam. Soft chocolate brown merupakan warna yang sangat kalem dan tidak akan membuatmu jadi pusat perhatian. ● Chunky Highlight Source Chunky highlight adalah pewarnaan rambut yang cukup unik. Rambut bagian atas akan diwarnai dengan teknik highlight menggunakan warna yang cukup terang, seperti blonde atau ash gray. Sementara warna dasar rambut adalah warna alami rambutmu. Nah, untuk kamu yang sudah mewarnai rambut sesuai dengan warna kulitmu, jangan lupa untuk senantiasa merawat rambut berwarna dengan TRESemmé Color Radiance & Repair for Colored Hair. Kombinasi antara Color Radiance Booster dan Plant Plancenta Extract pada shampo ini akan menjaga warna rambut agar lebih tahan lama serta melindungi rambut dari kerusakan. Pastikan kamu menggunakan secara rutin setiap 2 atau 3 hari sekali agar mendapatkan HairOnAlaSalon dari rumah saja dengan perawatan ala shampoo salon ini. Hallo teman-teman, masih bingung milih warna ketika mendesign layout untuk website kita? Nah, kali ini ONPHPID akan memberikan referensi untuk teman-teman agar tidak bingung lagi bila harus menentukan warna apa yang pas untuk aplikasi yang sedang teman-teman buat. Ok deh langsung saja biar tidak penasaran… Referensi yang pertama datang dari Flat UI Colors. Yupz, Flat UI Colors salah satu tempat rujukan ONPHPID ketika bingung milih warna untuk layout atau komponen stylesheet. Misalnya saja teman-teman ingin merubah warna button dari bawaan salah satu Framework css yaitu Bootstrap, teman-teman dapat menggantinya dengan warna yang menurut teman-teman dirasa pas. Atau teman-teman malah sedang membuat layout sendiri tanpa framework css, tentunya Flat UI Colors dapat menjadi refererensi bagus bagi teman-teman. Berikut homepage dari Flat UI Colors 2. Flat UI Colorpicker Referensi yang kedua yaitu Flat UI Colorpicker. Dari namanya hampir sama ya, tapi sebenarnya berbeda. Karena warna tidak jauh dari kata color maka namanya pun hampir sama. Flat UI Colorpicker juga menyediakan pilihan warna yang dapat dijadikan referensi ketika kita bingung memilih warna. Perbedaan dari Flat UI Colors dan Flat UI Colorpicker kalau menurut ONPHPID yaitu, Flat UI Colors warnanya sedikit smoth sedangkan Flat UI colorpicker sedikit tajam dan tegas. Berikut tampilan homepage-nya 3 . Material Palette Referensi selanjutnya yaitu Material Palette. Kalau yang satu ini ONPHPID jadi inget sama warna warna dari google. Logo brand yang dibuat oleh google memiliki warna yang sangat menarik, nah di Material Palette teman-teman dapat menemukan warna-warna khas dari google, smoth nan tegas. Selain menyediakan referensi warna, Material Palette juga menyediakan referensi icon yang dapat di download oleh teman-teman yaitu icon khas dari google material. berikut homepage Material Palette 4. Material UI Dan yang terakhir adalah Material UI. Nah teman-teman, ini yang menurut ONPHPID sangat bagus untuk dijadikan referensi. Karena, selain menyediakan palette warna, Material UI juga menyediakan banyak referensi lain, diantaranya yaitu Nah bagaimana teman-teman, masih bingung? langsung saja kunjungi link yang sudah ONPHPID sediakan biar tidak bingung lagi. Baca Juga Belajar Bootstrap 4 Untuk Pemula Sekian dulu Referensi yang dapat ONPHPID berikan. Jika ada hal yang kurang jelas atau ingin ditanyakan dapat melalui komentar. JANGAN LUPA like FANSPAGE ONPHPID untuk update informasi dan Subscribe Channel ONPHPID Tutorial. Selamat Belajar… Flat design bisa menjadi pilihan yang tepat buat kamu yang ingin membuat desain yang simpel dan modern. Yuk cari tahu lebih banyak soal flat design! Mau buat desain yang keren tapi simpel? Flat design bisa menjadi pilihan terbaik. Dengan tampilan yang eye catching dan clean, gaya desain yang satu ini terlihat modern dan praktis. Masih bingung dan asing dengan flat design? Tenang. Gamelab akan menjelaskannya secara lengkap dalam artikel ini. Yuk disimak! Apa Itu Flat Design? Menurut Creative Blog, flat design adalah pendekatan desain yang memiliki sifat minimalis. Desain ini memiliki ciri khas desain yang clean, penggunaan warna-warna cerah, dan ilustrasi dua dimensi. Walaupun desainnya minimalis, tetapi tidak berarti membosankan. Warna dan kontras dapat diatur sedemikian rupa agar elemen-elemen dalam desain bisa menonjol dan tampak menarik. Sedangkan menurut Elementor, flat design merupakan desain yang bagus untuk meningkatkan konversi, meningkatkan kecepatan loading, dan lain sebagainya. Umumnya, gaya desain yang satu ini memang diaplikasikan pada desain user interface UI dan desain user experience UX. Karakter Flat Design Flat design dikembangkan untuk membuat website dan aplikasi mobile menjadi jauh lebih responsif dalam berbagai variasi ukuran layar. Berikut beberapa karakter dari flat design menurut MasterClass Warna-warna yang cerah Karena flat design pada UI pada dasarnya adalah desain yang minimalis, maka ia menggunakan warna-warna cerah untuk menyampaikan isyarat visual kepada pengguna. Bentuk-bentuk yang simpel Dalam flat design, bentuk-bentuk yang dipilih dirancang dengan detail yang minim. Alih-alih menggunakan gambar yang realistis dan kompleks, gaya desain ini menggunakan seni vektor dua dimensi yang sederhana untuk menggambarkan objek. Tekstur yang minimal Penggunaan tekstur dalam flat design juga cenderung minim. Bahkan, gradien dan drop shadow tidak banyak digunakan. Tipografi yang simpel Dalam flat design, kamu tidak akan menemukan font yang mencolok. Biasanya, gaya desain ini menggunakan tipografi yang sederhana seperti Sans Serif yang mudah dibaca dan mempercepat proses loading. Tipografi yang simpel membuat UX menjadi lebih efisien. Contoh Penggunaan Flat Design Berikut beberapa contoh penggunaan flat design selain pada website atau aplikasi mobile Brosur Pengaplikasian flat design pada brosur bermanfaat untuk membuat pembaca lebih mudah untuk membaca dan memahaminya. Karakter/Animasi Flat design juga banyak digunakan pada video animasi oleh para animator. Animasi dengan gaya desain menjadi lebih simpel dan mudah dicerna oleh pengguna. Ikon Menggunakan flat design pada ikon bisa membuatnya terlihat sederhana dan menarik. Desain grafis Gaya flat design juga digunakan secara luas dalam desain grafis. Misalnya saja pada infografik atau CV. Sejarah Flat Design Flat design awalnya adalah seni terapan yang berakar dari gaya desain Swiss. Ternyata, tren flat design ini bukan lagi hal yang baru. Desain ini sudah diperkenalkan sejak tahun 1940-1950-an. Seni desain Swiss berfokus pada beberapa aspek tata letak yang bersih, grid, dan tipografi sans-serif. Seiring berjalannya waktu dan zaman terus berkembang, pada tahun 1980, desain ini mengalami perkembangan dan perubahan. Sehingga muncullah istilah flat design. Gaya desain ini mulai berkembang lebih pesat dan juga lebih populer pada tahun 2014. Selain itu, gaya desain ini juga mulai banyak digunakan pada desain website, karakter, poster, aplikasi, UI mobile, dan lain sebagainya. Kelebihan dan Kekurangan Flat Design Dikutip dari Designmodo, berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dari gaya desain flat. Kelebihan flat design Tipografinya mudah dibaca Dalam flat design, tipografi lebih sederhana dan mudah dibaca. Dalam desain ini, drop shadow tidak banyak dipakai karena kadang penggunaannya dapat mengganggu lettering. Sehingga tak heran jika tipografi dalam gaya desain ini dapat terbaca lebih jelas. Memiliki visual yang tajam dan bersih Sifat dari flat design adalah tajam dan bersih. Itulah yang membuat desain ini cantik. Gaya desain ini menggunakan berbagai fitur dengan kontras yang tinggi seperti warna, tipe, dan jenis ketebalan. Desain yang responsif Umumnya, desain halaman web yang ideal mempunyai gaya desain yang sama dengan aplikasi mobile-nya. Desain yang responsif akan lebih mudah dibuat dengan menggunakan desain flat. Hal tersebut dikarenakan penggunaan grafis yang sederhana mudah diganti ukurannya. Selain itu, penempatannya juga lebih mudah untuk diatur. Kekurangan flat design Membuat tipografi yang jelek lebih kentara Flat design memang dapat membantu menciptakan fokus pada tipografi yang baik. Sayangnya, gaya desain ini juga dapat membuat tipografi yang jelek menjadi lebih jelas. Maka dari itu, perlu ekstra hati-hati dalam menentukan tipografi untuk desainmu jika ingin menggunakan gaya desain ini. Dapat terlihat terlalu simpel Beberapa orang menganggap flat design “terlalu sederhana”. Maka, mungkin akan lebih sulit untuk menyampaikan pesan visual yang rumit dengan flat design. Hierarki visual juga dapat menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan dalam desain interface yang sangat sederhana. Terutama dalam penekanan visual yang paling penting. Desain yang cenderung mirip dengan yang lain Flat design cenderung terlihat monoton. Padahal, setiap brand tentu ingin terlihat secara unik agar mudah diingat. Maka, perlu diingat untuk menggunakan elemen yang menjadi ciri khas brand-mu. Baca Juga Mengenal Logo Lebih Dekat Pengertian, Tujuan dan Manfaatnya Penutup Itu dia penjelasan mengenai flat design. Mulai dari definisi, contoh penggunaan, hingga kelebihan dan kekurangannya. Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan flat design, apakah kamu tertarik untuk menggunakannya dalam desainmu? Atau kamu belum terlalu yakin dan masih ingin belajar? Nah, jika kamu masih ingin meningkatkan skill-mu dalam bidang desain, kamu bisa mengikuti kelas desain di Gamelab. Dengan pembelajaran yang fleksibel dan materi yang komprehensif, skill desainmu dijamin jadi makin keren! Tertarik ikutan? Gabung kelasnya di sini. Referensi

flat color adalah pilihan untuk